Pemkot Bekasi: KIA Belum Jadi Syarat Wajib Mendaftar Sekolah

Berita Terkini


BEKASI SELATAN – Pemerintah Kota Bekasi mendukung program pemerintah pusat melalui Program Kartu Identitas Anak (KIA). Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil menjadi leading sektor program terbaru ini bahkan di tahun 2019 akan menerbitkan 130 ribu blanko KIA dan sekarang dalam proses pencetakan.

Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Kota Bekasi, Jawa Barat Taufiq Rachmat Hidayat mengatakan Kartu Identitas Anak (KIA) belum menjadi syarat wajib masuk sekolah. Ini berbeda dengan informasi yang beredar dan menyatakan sebaliknya.

“-Sepanjang mereka sudah memiliki Akte Kelahiran dan Kartu Keluarga (KK) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) tetap bisa diterima. Di tahun 2019 ini belum wajib untuk mendaftar sekolah,”- kata Taufiq, Minggu, (10/2) di Bekasi.

loading...

Lebih lanjut Taufiq mengatakan pelayanan KIA akan berkelanjutan. Sebanyak 130 ribu blanko KIA dipersiapkan untuk mengakomodir pelayanan warga Kota Bekasi. Selain pelayanan masyarakat bisa diakses melalui Online Simpaduk, Petugas Pemantauan dan Monitoring (Pamor) juga disiapkan di masing-masing RW.

“Ini untuk meningkatkan pelayanan petugas pamor siap membantu warga dalam pelayanan administrasi kependudukan,” kata Taufiq.

Sebagaimana diketahui sebelumny, KIA adalah Identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah yang nantinya ditertibkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota Pemerintah menerbitkan. KIA bertujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga Negara Indonesia.

Dalam Penerbitan KIA tidak perlu dilakukan perekaman data kependudukan sebagaimana penerbitan KTP Elektronik namun setelah memasuki usia 17 tahun harus mengikuti perekaman guna diterbitkanya KTP Elektronik pengganti KIA. Kartu Identitas Anak (KIA) berisikan nama, alamat, nama orang tua, nomor kartu penduduk, dan sejumlah identitas diri lainnya.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, 12 Kecamatan Se-Kota Bekasi memberlakukan pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) yakni Pencetakan KTP-El, Perekaman E-KTP, pembuatan Kartu Keluarga dan, Akta Kelahiran. Sudah berlangsung sejak November 2018 lalu hingga sekarang, selain bisa mendaftar di Kantor Kecamatan, Warga juga bisa mendaftarkan online melalui link : SIMPADUK.BEKASIKOTA.ID dan Petugas Pamor di masing-masing wilayah.(RON/HMS)

The post Pemkot Bekasi: KIA Belum Jadi Syarat Wajib Mendaftar Sekolah appeared first on Berita Bekasi Online.

sumber : beritabekasi.co.id

powered by Surfing Waves
loading...

|
Baca Lagi
close