Ini Rencana Akses Jalan Baru Menuju Lembang


NGAMPRAH, (PR).- Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menargetkan pembukaan akses jalan baru menuju Lembang. Jalan tersebut untuk mengurai kemacetan di kawasan itu saat akhir pekan ataupun libur panjang.

KAOS ANAK MURAH ⚡TERMURAH⚡ KAOS ANAK BumbleBee Oshkosh

Selain itu, pembukaan akses jalan ini juga diperkirakan bakal mendongkrak perekonomian daerah, terutama dari sektor pariwisata.

Pelaksana Tugas Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah KBB Agustina Piryanti menuturkan, akses jalan itu mulai dari Cisomang, Kecamatan Cikalongwetan hingga Cipada, Kecamatan Cisarua. Dari Cisarua, akses ke Lembang ditempuh lewat Jalan Kolonel Masturi sekitar 11 km.

“Akses jalan ini terbagi ke dalam tiga ruas dan anggarannya diperkirakan mencapai Rp 100 miliar. Karena anggarannya besar, kami coba usulkan bantuan ke pemerintah provinsi,” ujar Agustina, Jumat, 10 Agustus 2018.

Menurut Agustina, pembukaan jalan tersebut juga sudah masuk dalam draf Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah KBB untuk lima tahun ke depan. Akses jalan ini juga merupakan usulan dari Bupati Bandung Barat terpilih, Aa Umbara Sutisna.

Dalam waktu dekat, lanjut dia, pihaknya akan menyiapkan detail engineering design (DED) untuk pekerjaan konstruksi proyek jalan tersebut. Namun, pemerintah daerah masih belum bisa memprediksi terkait kebutuhan anggaran untuk DED tersebut.

“Tahap awal, rencananya kami akan fokus kerjakan DED. Untuk DED ini, kami akan koordinasi dengan dinas PUPR. Saya berharap untuk kebutuhaan anggarannya itu bisa segera ada,” ujarnya.

Dia menambahkan, akses jalan baru menuju Lembang tersebut juga akan terhubung dengan Kota Walini yang bakal menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Bandung Barat. Sebab, kawasan itu bakal menjadi transit oriented development (pengembangan wilayah transit) kereta cepat Jakarta-Bandung.

Seperti diketahui, akses jalan ke Lembang pada akhir pekan ataupun libur panjang selalu diterjang kemacetan panjang. Jalan utama ataupun beberapa jalur alternatif tak luput dari kepadatan lalu lintas. Hal ini disebabkan banyak warga yang menuju ke sejumlah objek wisata.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata KBB Sri Dustirawati menuturkan, akses jalan merupakan bagian penting yang menunjang majunya pariwisata daerah. “Ada 3A yang mendukung pariwisata, yaitu atraksi, aksesibilitas, dan amenitas. Atraksi, yaitu keunikan objek wisata, aksesibilitas berupa akses jalan, dan amenitas yaitu fasilitas pendukung lainnya,” ujar Sri.

Menurut dia, pembukaan akses jalan baru menuju Lembang dapat memberikan kenyamanan bagi para wisatawan saat menuju destinasi wisata. Dengan demikian, dia pun berharap agar jumlah wisatawan meningkat signifikan dengan dibukanya akses Jalan Cisomang-Cipada nanti.***

sumber : pikiran-rakyat.com


loading...

Baca Lagi